Jumat, 28 Februari 2014

MONUMEN ISLAM ASIA TENGGARA
(MONISA)








makam sultan Alaiddin said maulana abdul aziz syah dan istrinya putri meurah mahdum khudawi pendiri kerajaan islam 1 di asia tenggara Bandar khalifah peurlak dan berkuasa sejak selasa 1 muharram 225 H-249 H atau 840 M-864 M.wafat pada tahun 249 H atau 864 M
Perlak adalah kerajaan Islam tertua di Indonesia. Perlak adalah sebuah kerajaan dengan masa pemerintahan cukup panjang. Kerajaan yang berdiri pada tahun 840 ini berakhir pada tahun 1292 karena bergabung dengan Kerajaan Samudra Pasai. Sejak berdiri sampai bergabungnya Perlak dengan Samudrar Pasai, terdapat 19 orang raja yang memerintah. Raja yang pertama ialah Sultan Alaidin Saiyid Maulana Abdul Aziz Syah (225 - 249 H / 840 - 964 M). Sultan bernama asli Saiyid Abdul Aziz pada tanggal 1 Muhharam 225 H dinobatkan menjadi Sultan Kerajaan Perlak. Setelah pengangkatan ini, Bandar Perlak diubah menjadi Bandar Khalifah.
Kerajaan ini mengalami masa jaya pada masa pemerintahan Sultan Makhdum Alaidin Malik Muhammad Amin Syah II Johan Berdaulat (622-662 H/1225-1263 M).
Pada masa pemerintahannya, Kerajaan Perlak mengalami kemajuan pesat terutama dalam bidang pendidikan Islam dan perluasan dakwah Islamiah. Sultan mengawinkan dua putrinya: Putri Ganggang Sari (Putri Raihani) dengan Sultan Malikul Saleh dari Samudra Pasai serta Putri Ratna Kumala dengan Raja Tumasik (Singapura sekarang).
Perkawinan ini dengan parameswara Iskandar Syah yang kemudian bergelar Sultan Muhammad Syah.
Sultan Makhdum Alaidin Malik Muhammad Amin Syah II Johan Berdaulat kemudian digantikan oleh Sultan Makhdum Alaidin Malik Abdul Aziz Syah Johan Berdaulat (662-692 H/1263-1292 M). Inilah sultan terakhir Perlak. Setelah beliau wafat, Perlak disatukan dengan Kerajaan Samudra Pasai dengan raja Muhammad Malikul Dhahir yang adalah Putra Sultan Malikul Saleh dengan Putri Ganggang Sari.
Perlak merupakan kerajaan yang sudah maju. Hal ini terlihat dari adanya mata uang sendiri. Mata uang Perlak yang ditemukan terbuat dari emas (dirham), dari perak (kupang), dan dari tembaga atau kuningan.
KISAH SEJARAH SINGKAT SAMUDRA PASAI






                                                                  makam sultan malikul saleh-ACEH UTARA
Di dalam cerita samudra pasai banyak versi yang mengungkapkan ceritanya .tetapi hikayat samudra pasai yang pertama nama ayahnya adalah meurah gajah dan nama ibundanya mujaka budok.dan ceritan lain menyebutkan ayahnya bernama Muhammad dan kakeknya bernama yasudin balban dan kakeknya buyutnya bernama kutubudin zainban.
Jadi dalam cerita yang menyangkut samudra pase ini tidak sedangkal ataupun tidak seambal seperti apa yang orang diceritakan.jadi merah silu itu bukan warisan dari hindu dan bukan dari lain sebagainya jadi merah silu itu dalam bahasa melayunya menyebutkan yaitu merah bermakna raja,dan silu  itu dibaca silau yang artinya bercahaya.begitu pula tentang kai kusrau di india dalam bahasanya menyebutkan bahwa kai bermakna cahaya,kusrau bermakna raja,
Jadi sama-sama gelar yang di berikan gelar kepadanya dimna hidup seorang sultan yaitu bernama yasudin balban  diperintahkan ditanah delhi begitu pula tentang kepulauannya diperintah oleh para wakil-wakilnya,merah itu diperintahkan kota kecil ataupun wilayah-wilayah yang memerintahkan atas sultan.
Jadi sebagaimana cerita yang pernah di populerkan oleh beberapa para sejarawan atapun para pengkaji ternyata lebih dangkal ceritanya tentang menyangkut latar belakang kehidupan malikul saleh,walaupun memang buku,kitabnya belum ditemukan yang jelasnya rekaman kehidupannya sultan tersebut ada pada nisannya yang sangat-sangat jelas menentukan keturunannya dari pada beliau yaitu walaupun nama bapaknya tidak disebutkan,Al-hasib An-nasib yang menentukan tentang keturunannya dari pada sultan Al-malik as salih yang memerintah dipesisir utara Sumatra ataupun tepatnya di negeri yanf berjulukan serambi mekkah ataupun samudra pasai.
Jadi sultan yang bergelar kemudian yaitu di negeri sumatrah dimana perjalanan ibnu batutah tercatat bukan nama Sumatra akan tetapi nama sumatrah yang tersebut di situ di dalam kitab tufatul annazarnya,dalam tahun 749 H beliau ke negeri sumatrah dimana malikul zahir khan ataupun sultan ke 2 malikul zahir memerintah di pase.
Jadi sultan malikul saleh  bukan yaitu gelar dan bukan dari pada namanya akan tetapi gelar yang di berikan kepadanya dimana khalifah-khalifah sudah hidup bersamanya hingga para penguasa setelahnya menyebutkan yaitu tentang Al-malik artinya raja salih itu bermakna kebaikan dalam kitab azzarulbilat wa khabarrul ibat,karangan zakaria Muhammad bin ahmad Al-kuzhuwen yang pernah salin di tahun 682 H jika benar samudra pasai ini diproklamekan ditahun 669 H,tepat dan jelasnya 14 tahun ataupun 15 tahun sudah berdiri kerajaan samudra pasai dalam kitab tersebut yang ditulis oleh zakaria Muhammad yang berasal beliau dari pada yaitu utara india.
Jadi sultan malikul saleh tidak pernah mengganti-ganti namanya seperti lazimnya cerita oleh para cerita yang punya cerita tersebut,jadi malikul saleh bukan nama yang bertambah kepadanya akan tetapi gelar yang sepadan untuk raja memerintah,jadi sultan walaupun beliau sultan pertama mengembangkan agama islam di bumi berjuluk serambi mekkah beliau bukan orang yang pertama berdemisili dipesisir utara Sumatra karena lebih duluan ada sebuah makam yaitu 2 buah makam diperdalaman pase yang makam tersebut tidak menyebutkan namanya sendiri akan tetapi nama bapaknya ibnu Mahmud yang meninggal tahun 622 H,yang seiring dengan se zaman sheik abuddin Mahmud yang memerintah anak benua india yaitu tepatnya di negeri Bengal,dan sultan malikul saleh sultan pertama yang mengembangkan agama islam di asia tenggara dengan sifat-sifatnya yang sangat luar biasa di nisannya tersebut yaitu At-taki An-nasi Al-lasib Al-karim Al-a’bid Al-fatih Al-mulakab bi suldan Al-malik As-salih.setelah beliau berhasil yaitu mengemukakan kerajaan samudra pasai hingga beliau wafat di bulan ramadhan tahun 696 H.








                                                              
                                      makam anak malikul saleh putra mahkotanya
kemudian di teruskan oleh putra mahkotanya yang bernama Muhammad yang bergelar Al-malik Az-zahir yaitu gelar pertama dan gelar kedua bernama syam abuyaddin yang artinya yaitu mata dunia dan agama,beliau bukan cuma penguasa.akan tetapi ulama besar dimana penuntut diberbagai kawasan belahan dunia untuk menuntut ilmu kepadanya dan beliaupun sebagai ahli agama,dan genap 30 tahun beliau memerintah hingga tepat di malam minggu tanggal 12 bulan Dzulhijjah tahun 726 H beliau wafat syahid dalam peperangan besar kemudian diteruskan oleh putra mahkotanya yang bernama ahmad,tapi sangat di sayangkan makam dari sultan tersebut ataupun generasi ke 3 dari pada malikul saleh masih dalam pencarian makamnya dimana.???






kumpulan makam keturunan-keturunan sultan malikul salih dan para petinggi-petinggi kesultanan
Kemudian di teruskan oleh sultan ke 4 yang bernama malikul zahir khan bin raja khan bin raja kedah,beliaupun makamnya masih dalam pencarian dimana pusara ataupun kuburannya.
Kemudian sultan yang 5 sebuah makam marmer yang di hadiahkan kepada jasadnya yaitu sebuah makam yang di hadiah ataupun didatangkan dari pada kesultanan delhi yang mana makam-makam tersebut itu ataupun nisannya tersebut sengaja di hadiahkan kepada tokoh dan para ulama di pasai,dan beliaupun syahid dalam peperangan besar diperkirakan pada tahun 808 H,ataupun sekitar tahun 14 sekian M.
Kemudian di teruskan oleh putrinya juga sebuah makam marmer yang dipahat indah begitu indah  tentang makamnya bahkan terindah di asia tenggara,beliau seorang perempuan ataupun seorang muslimah sejati dimana dengan nama-nama para pendahulunya yang harum hingga menempatkan kerajaan samudra pase kepentas sejarah dunia hingga beliau tepat katanya 22 tahun memerintah kerajaan samudra pase,dengan janji Allah di hari senin tanggal 17 bulan Dzulhijjah tahun 831 H ratu yang agung pun menyusul para pendahulunya.
Kemudian samudra pase mengalami goncangan politik peralihan kekuasaan terjadi pada yaitu saudara ayahnya ataupun saudara ayahdanya yaitu beralih kepada namanya ahmad dari keturunan ahmad melahirkan yaitu zainal abidin raurbagdan yaitu sultan yang ke 7 di samudra pase.
Dan kesimpulannya kejayaan,kesejahteraan negri samudra pase lebih kurang 238 tahun dari 20 sultan yang di temukan kemudian samudra pase pemerintahan terakhirnya di pimpin oleh zainal abidin bin Mahmud,setelah beliau menunup mata ataupun wafat pada tahun 923 H,maka berakhir lah kerajaan samudra pase ataupun 1815 M dan samudra pase pun di gempur di bumi dan di hanguskan oleh portugis dan di satukan oleh kerajaan aceh Darussalam dimana sultan syamsun syahdan dan anaknya bernama sultan Al-maksus bin muriyatillah alim muriansyah,dialah ataupun beliaulah yang mengusir yaitu portugis hingga kejayaan dan kesejahteraan dari pada samudra pase 238 tahun kemudian aceh Darussalam 380 sekian tahun,

munkin inilah sejarah singkat kalau ada salah ataupun silap saya mohon maaf

Tidak ada komentar:

Posting Komentar